Sistem Informasi Desa Pangebatan

Gambar Artikel

Dikelola Swakelola, Ini Rincian Biaya dan Sosok di Balik Dapur PMT Lokal Desa Pangebatan

KARANGLEWAS – Keberhasilan program kesehatan di tingkat desa tak pernah lepas dari peran aktif warganya. Hal ini terlihat jelas dalam rapat koordinasi yang dihadiri 8 orang perwakilan Bidan Desa, perangkat, dan pengurus PMT di PKD Desa Pangebatan, Senin (27/4/2026). Program PMT Pangan Lokal tahun ini dipastikan berjalan secara swakelola dengan melibatkan kader PKK dan posyandu setempat secara langsung.

Menariknya, manajemen dapur hingga distribusi telah diatur secara rapi dan transparan. Untuk urusan dapur, Ibu Alimah dari RT 5 RW 2 ditunjuk sebagai kader utama yang bertanggung jawab memasak hidangan bergizi seimbang. Sementara untuk urusan pengantaran makanan agar sampai ke tangan penerima dengan cepat, tugas tersebut dimandatkan kepada Ibu Eliza Fetriani (RT 4 RW 6) dan Ibu Erikania Mega (RT 1 RW 7).

Pemerintah desa juga membuka secara transparan rincian komponen biaya per paket PMT berbasis swakelola ini. Untuk paket balita, anggaran dialokasikan sebesar Rp13.200 untuk bahan makanan, Rp1.650 untuk jasa memasak, Rp1.320 untuk distribusi, dan Rp330 untuk ATK.

Sedangkan untuk paket ibu hamil, alokasi dana dibuat lebih besar mengingat kebutuhan nutrisi yang lebih tinggi, yaitu Rp17.200 untuk bahan makanan, Rp2.150 untuk jasa memasak, Rp1.720 untuk distribusi, serta Rp430 untuk kebutuhan ATK. Melalui keterbukaan anggaran dan pembagian tugas yang jelas ini, Desa Pangebatan optimistis kualitas gizi generasi penerus desa dapat mendongkrak naik secara signifikan.

Tulis Komentar